Perusahaan Online Shopee
PERUSAHAAN ONLINE SHOPEE
SOFTSKILL
1. SERVICE STRATEGI
Perusahaan e-Commerce asal Singapura, Shopee berhasil
menyumbang pertumbuhan market SEA, dan melampaui GDP Eropa dan United States of
America (USA) di tahun kedua kehadirannya. Seperti apa strategi yang dilakukan
Shopee untuk bertumbuh pesat di tengah maraknya Startup yang meredup?
Kita dapat melakukan pembayaran shoope di :
· BCA
· BNI
· BANK
BRI
· CIMB
NIAGA
· MANDIRI
· KREDIVO
· ALFAMART
· INDOMARET
Dan pengiriman shoope bisa lewat :
· JNE
EXPRESS
· J&T
EXPRESS
· GO
SEND
· POS
INDONESIA
2. SERVICE DESIGN
Di Indonesia, fungsi media sosial bukan hanya sekadar
untuk menulis update status saja. Banyak pengguna yang
memanfaatkannya untuk berjualan. Mulai dari Facebook, Instagram, hingga
Twitter.
Menjual
Di sudut kanan bawah aplikasi Shopee, terdapat
tombol circular ala Path. Dari sini, kita bisa langsung
mengunggah foto barang yang mau kita iklankan. Foto bisa diambil dari akun
Instagram kita, galeri foto smartphone, atau memotret foto baru
dengan kamera. Kalau mau, kita bisa menambahkan filter pada foto, layaknya
Instagram.
Membeli
Untuk membeli produk, selain menjelajahi satu per satu
kategori yang tersaji di halaman muka, termasuk berdasarkan tagar populer, kita
bisa memanfaatkan fitur pencarian. Saya mencoba mencari iPad mini. Mungkin
karena belum ada yang menjualnya, hasil yang muncul adalah kabel dan casing.
Saat mencoba fitur filter, tidak ada opsi untuk mencari berdasarkan kategori.
Pilihan filternya hanya ada batas harga dan kondisi barang.
Elemen media sosial
Seperti telah saya singgung sebelumnya, Shopee menawarkan
pendekatan unik dengan menambahkan elemen-elemen media sosial. Bisa jadi,
tujuannya untuk memikat penjual dan pembeli yang sudah nyaman berdagang dan
berbelanja lewat Facebook, Instagram, atau Twitter. Selain fitur seperti
tagar trending, elemen media sosial kental terasa pada bagian
Timeline.
Di sini, kita bisa mencari teman Facebook atau
kontak smartphone yang sudah bergabung dengan Shopee, kemudian
mengikuti mereka. Kita juga bisa menambahkan teman dari penjual yang
direkomendasikan. Nantinya, aktivitas teman maupun penjual yang kita ikuti akan
muncul di linimasa.
Transaction Processing Systems (TPS):
TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi
yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi
bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS berfungsi pada level
organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan
eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS dapat dilihat atau digunakanoleh
manajer. Sistem ini bekerja pada level operasional. Input pada level ini adalah
transaksi dan kejadian. Proses dalam sistem ini meliputi pengurutan data,
melihat data, memperbaharui data. Sedangkan outputnya adalah laporan yang
detail, daftar lengkap, dan ringkasan.
Pada studi kasus Shopee, yang merupakan
TPS adalah:
1. Customer Service
- Sebagai resepsionis
- Sebagai customer relation officer
2. Penjual
- Penjual ikut terlibat dalam proses transaksi yang ada
- Penjual dapat memperbarui data dari produk-produk yang dijualnya
- Penjual dapat memperbarui data dari produk-produk yang dijualnya
3. Pembeli
- Pembeli ikut terlibat dalam proses transaksi yang ada
- Pembeli dapat menanyakan hal-hal terkait dengan kejadian
- Pembeli dapat menanyakan hal-hal terkait dengan kejadian
4. Finance
- Melakukan pengelolaan keuangan perusahaan
- Melakukan penginputan semua transaksi keuangan
- Melakukan penginputan semua transaksi keuangan
5. Quality Control
- Memantau produk-produk yang dijual oleh seller
- Bertanggung jawab untuk memperoleh kualitas terbaik dalam produk dan jasa perusahaannya
- Bertanggung jawab untuk memperoleh kualitas terbaik dalam produk dan jasa perusahaannya
Management Information Systems (MIS):
MIS mendukung spektrum tugas-tugas organisasi yang lebih
luas dari TPS, termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. MIS
menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat
membantu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah
terkomputerisasi (basis data).
Pada studi kasus Shopee, yang merupakan MIS adalah:
6. Marketing Officer
- Melakukan optimasi Shopee di mesin pencari
- Melakukan optimasi di sosial media
- Bertugas mebawa kemajuan dalam hal marketing untuk perusahaan
Decision Support Systems (DSS):
DSS hampir sama dengan MIS karena sama-sama menggunakan
basis data sebagai sumber data. DSS bermula dari MIS karena menekankan pada
fungsi pendukung pembuat keputusan di seluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan
aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat
dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
- Mengambil
elemen-elemen informasi
- Menganalisis seluruh
file
- Menyiapkan laporan
dari berbagai file
- Memperkirakan akibat
dari keputusan
- Mengusulkan
keputusan
- Membuat keputusan
Pada studi kasus Shopee, yang
merupakan DSS adalah:
7. Chief Marketing Officer
- Pemimpin dari Marketing Officer
- Bertugas membuat keputusan/kebijakan untuk kemajuan di bidang marketing perusahaan
- Bertugas membuat keputusan/kebijakan untuk kemajuan di bidang marketing perusahaan
Executive Information Systems (EIS)
EIS adalah sistem terkomputerisasi
yang menyediakan akses bagi eksekutif secara mudah ke informasi internal dan
eksternal yang relevan dengan faktor penentu keberhasilan.
Pada studi kasus Shopee, yang
merupakan EIS adalah:
8. Chief Executive Officer
- Mengelola dan menganalisis
segala aktivitas fungsional bisnis seperti operasional, sumber daya manusia,
keuangan, dan pemasaran
- Membuat kebijakan, prosedur, dan standar pada perusahaan
- Membuat kebijakan, prosedur, dan standar pada perusahaan
3. SERVICE TRANSITION
Meningkatkan Pengalaman Berbelanja
Online
Meramaikan Industri E-Commerce, Shopee
Muncul dengan Konsep Social Mobile Marketplace
Masyarakat kini menjadi sangat bergantung pada segala
kemudahan dari kecanggihan teknologi yang ada. Salah satu industri yang tengah
bersaing ketat di Indonesia adalah industri e-commerce. Kemudahan
berbelanja online membuat semakin banyak masyarakat mempertimbangkan untuk
beralih menjadi online shopper.
A.Belum
Ada E-Commerce yang Sempurna
Shopee tidak terjun begitu saja ke industri e-commerce tanpa
alasan yang kuat. Belum lagi mengingat bahwa di Indonesia tengah bertumbuh
banyak pemain-pemain e-commerce lainnya yang baru.
B.Berkembang
Bersama Infrastruktur
Menggunakan konsep social mobile e-commerce,
dimana pengguna dapat menggunakannya melalui smartphone dengan
tampilan dan experience layaknya social media bukan
berarti Shopee tidak menghadapi kesulitan.
C.Menjual
Konsep Sosial
Bagaimana Shopee biasa merasa percaya diri bersaing di
industri ini? Tentu nilai sosial tetap menjadi andalan dan keistimewaan dari
Shopee. Tanpa interaksi dan aktivitas sosial, Shopee percaya bahwa sulit untuk
menciptakan pelanggan tetap. Melalui konsep media sosial ini, Shopee memastikan
setiap pembeli tetap engaged dengan para penjual.
____________________________________________________________________
D.Meningkatkan
Pengalaman Belanja Online
Menurut Christin, tidak menjadi masalah bahwa Shopee baru
saja diluncurkan tahun lalu.. Selama masih ada peluang untuk berkembang, maka
tidak menutup kemungkinan untuk membangun sebuah e-commerce baru,
dan perkembangan Shopee selama tahun pertama ini bahkan sangat cepat.
4. SERVICE OPERATION
Selain
sebagai tempat belanja online anak muda jaman sekarang, tentunya faktor
kesuksesan Shopee tidak lepas dari partisipasi para penjual yang tergabung di
marketplace tersebut. Kepuasan para konsumen belanja di Shopee tentunya jadi
magnet bagi para pengusaha untuk ikut mengadu peruntungan jualan di Shopee dan
mendapatkan jatah dari sekian banyak konsumen aktif di Shopee.
1. Fitur live chat
Shopee menyediakan fitur live
chat yang bisa digunakan oleh penjual berkomunikasi secara langsung kepada
konsumennya.
2. Produk bisa di
“up”
Shopee menyediakan fitur beriklan
bagi para penjualnya agar produknya bisa muncul pada urutan teratas ketika ada
calon pembeli yang mencari produk dengan kata kunci tertentu.
3. Dukungan sistem yang
memudahkan dan menguntungkan penjual
Shopee banyak menyediakan panduan
untuk penjual yang bisa Anda dapatkan di https://help.shopee.co.id/ untuk menjawab segala macam pertanyaan yang berkaitan
dengan fitur, promo, dan juga tips berjualan.
4. Potensi transaksi yang
besar
Data yang didatakan dari event
Harbolnas Shopee tahun 2017 menunjukkan hampir 3 juta barang terjual,
yang meningkat sekitar 6x dibandingkan dari tahun 2016. Produk yang
paling banyak dijual adalah produk perawatan, kosmetik, dan juga aksesoris
gadget. Anda bisa menjadi bagian dari transaksi yang luar biasa ini dengan
menjadi penjual di Shopee sekarang.
5. CONTINUAL SERVICE IMPROVEMENT
Shoope memiliki strategi khusus agar perusahaannya dapat
bersaing dengan konsistensi nya. Dan berikut ini strategi yang di miliki shoope :
1. Teknik pemasaran mengikuti tren
“Di Shopee pi pi pi pi pi”
Shoope mengiklankan produknya dengan menggunakan nada
Baby Shark. Shopee menggunakan hal-hal yang sedang viral atau tren buat jadi materi konten
pemasarannya. Dengan begitu, masyarakat jadi lebih mudah ingat dengan
brand-nya.
2. Menggunakan media yang tepat
Sejak awal kemunculannya, Shopee memfokuskan bisnis
kepada pengguna mobile alias aplikasi ponsel. Brand ini lantas dikenal sebagai
pelopor aktivitas belanja melalui ponsel.
3. Promo irit hasil selangit
Ini dia senjata Shopee yang disukai banyak konsumen.
Sampai saat ini Shopee masih memberikan promo berupa gratis ongkir bagi para
penggunanya.
4. Jaminan harga termurah
Harga adalah faktor utama yang dijadikan pertimbangan
oleh konsumen sebelum membeli sesuatu. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh
Shopee. Untuk bisa bersaing dengan marketplace lain, Shopee
menggunakan kampanye “Garansi Harga Termurah, Uang Kembali 2x Lipat”.
5. Punya target pasar yang jelas
Strategi Shopee selanjutnya adalah memiliki target pasar
yang jelas. Prioritas pasar Shopee adalah perempuan. Hal ini karena pengguna
e-commerce di Indonesia didominasi oleh perempuan, terutama perempuan usia
muda.
Kesuksesan dan Rencana ke Depan
Mengukur keberhasilan sangat perlu untuk melihat seberapa
jauh strategi berhasil digunakan. Dalam laporan Econsultancy, Shopee dinyatakan
telah berhasil, baik secara kualitas dan kuantitas.
Kuantitas diukur berdasarkan jumlah transaksi, kunjungan,
penjual, dan jumlah merek yang tercakup dalam media sosial dan media
tradisional selama kampanye atau menjalankan strategi.
Kualitas dilihat dari Umpan balik yang diminta Shopee
dari pengguna melalui berbagai titik kontak pelanggan, seperti layanan
konsumen, komentar di media sosial Shopee, dan lain sebagainya.
DAFTAR ISI :
Comments
Post a Comment